Rasa Timur di Barat Indonesia

Badan terdorong kekiri ke kanan saat saya melewati jembatan pelabuhan terapung yang menjorok dari bibir pantai. “ Hati-hati “ ujar salah seorang nelayan dari atas kapal. Badan belum pulih setelah berlayar lima jam dari daratan. Guncangan gelombang laut semakin terasa saat ditengah jembatan. Pengaman yang berada di sisi kiri kanan jembatan, sudah terbongkar oleh angin yang berhembus dari Selat Malaka. Dibutuhkan waktu kurang lebih 10 menit untuk berjalan dari kapal menuju tepi pantai. Pasir pantai berwarna putih kecoklatan dengan tekstur yang lembut menyambut saya.

01_23
malam hari di Pulau Jemur, Rokan Hilir, Provinsi Riau

 

01_12
matahari terbit dari sisi barat pulau Jemur. Rokan Hilir. #ayokeriau

Tujuan kali ini adalah pulau Jemur, sebuah pulau yang menjadi salah satu mutiara tersembunyi di daerah perbatasan Indonesia. Pulau Jemur adalah sebuah pulau milik Indonesia yang terletak di Selat Malaka, dekat dengan perbatasan Malaysia. Pulau ini termasuk dalam wilayah Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Berjarak sekitar 46 mil laut dari Bagan Siapiapi, ibukota kabupaten Rokan Hilir. Pulau Jemur merupakan pulau terluas dari Gugusan Sembilan pulau yang bernama kepulauan Aruah. Gugusan sembilan pulau, di antaranya Pulau Jemur Pulau Pertandangan, Pulau Batu Mandi, Pulau Batu Adang, Pulau Batu Berlayar, Pulau Tokong Mas, Pulau Tokong Simbang, Pulau Labuhan Bilik, dan Pulau Tokong Pucung.

01_22
Nelayan di sisi barat pulau Jemur, Rokan Hilir. 
01_6
sisi barat pulau Jemur, Rokan Hilir.

Pulau Jemur dihuni oleh 4 orang, dua orang dari bagian Navigasi Laut, dan dua dari Pos penjaga perbatasan TNI AL. Kepemilikan sah Pulau Jemur dan gugusan Kepulauan Aruah oleh Provinsi Riau berdasarkan atas sertifikat tanah yang dimiliki oleh Sultan Siak

Dari jembatan, saya menaiki anak tangga. Ada 54 anak tangga yang harus saya daki. Perjalanan menuju puncak bukit tidak terlalu berat sore itu karena sinar matahari tertutup mendung tebal. Diujung anak tangga, seorang prajurit Angkatan Laut berpangkat Kopral menyambut saya. “Silahkan diisi dahulu buku tamunya” ujarnya setelah saya melaporkan kedatangan di pulau.

01_7
savana di pulau Jemur, Rokan Hilir.
01_5
Pantai Utara pulau Jemur, Rokan Hilir.

Pelaut ini bernama Yustinus sudah dua tahun dia bertugas di pulau Jemur. Dengan ramah, dia mengajak saya menuju bagian bawah pulau terlebih dahulu. Saya kembali menuruni anak tangga yang berjumlah 54. Pantai barat pulau Jemur adalah tujuan pertama. Pasang air laut menutupi sebagian besar sebagian besar batu-batu berwarna kecoklatan yang banyak di tepi pantai. Yustinus mengajak saya ke arah hutan yang berada di belakang pantai. Dia memperlihatkan bekas benteng pertahanan Belanda serta gudang senjata yang dahulu digunakan oleh Belanda. Konsentrasi saya pecah saat dia menjelaskan bangunan ini. Mata saya menangkap tumpukan sampah yang terbawa oleh arus laut. Sampah ini menumpuk di bibir pantai. Sebagai pulau tempat dimana penyu bertelur, keberadaan sampah ini mengancam keselamatan penyu dan mengganggu kenyamanan saat berkunjung.

01_11
sisi timur pulau Jemur, Rokan Hilir
01_14
Sisi timur pulau Jemur, Rokan Hilir

Dari pantai Barat, kami menyusuri bagian timur pulau Jemur dengan melewati hutan tropis pulau. Suara kicau burung tertangkap telinga, serasah basah menjadi pijakan dalam perjalanan menuju pantai timur. Di bagian timur, pasir dengan tekstur yang lebih lembut dan batuan yang tersusun lebih banyak menjadi pemandangan yang tidak bisa dilewatkan. Di bagian timur pada bulan April Mei, sampai Juni. Penyu-penyu bertelur pada beting pasir didepan pantai. Siapa yang menyangka penyu-penyu singgah dan bertelur di Provinsi Riau. Yustinus bercerita kepada saya, pada saat musim bertelur 7 sampai 8 penyu bisa singgah ke pulau Jemur. Sayangnya, keberadaan telur penyu dari pulau Jemur terancam oleh ulah manusia. Kita bisa mendapatkan telur-telur penyu dari pulau Jemur di kota Bagan Siapiapi.

01_15
pasir di sisi timur Pulau Jemur. Rokan Hilir
01_16
labuhan bilik, pulau elang, dan tokong mas dilihat dari sisi Selatan pulau Jemur. Rokan Hilir.

Sebelum kembali ke pos penjagaan Angkatan Laut. Tebing yang berada di bagian utara pulau tujuan selanjutnya. Tebing setinggi 20 meter dengan padang rumput dan batu karang menjadi pemandangan penutup saat saya berkunjung di Pulau Jemur. Kondisi di tebing, mengingatkan saya akan Sumba, Sumbawa, dan savana di bagian timur Indonesia. Tidak perlu jauh-jauh untuk merasakan sensasi savana di timur Indonesia. Rasa timur bisa didapatkan di bagian barat Indonesia. Di pulau Jemur.

01_21
kerapu karang dari Pulau Jemur, Rokan Hilir. 
Advertisements

8 thoughts on “Rasa Timur di Barat Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s