Selamat Pagi dari Borobudur

Salah satu kantor berita asing memberitakan bahwa tempat ini adalah salah satu tempat  terbaik di  Indonesia untuk melihat matahari terbit. Dengan rasa penasaran, jam empat pagi saya sudah berangkat dari  kota Yogyakarta kearah barat.  Dibutuhkan waktu satu jam  untuk tiba kesini. Di pintu gerbang, hanya saya dan delapan turis asing yang ikut antri pagi itu. Baru petugas keamanan yang terlihat di halaman.

Selamat pagi dari Puthuk Stumbu, bukit tempat melihat sunrise di Borobudur.
DSC_0012
Mataahari terbit di Candi Borobudur, dengan stupa sebagai tampak depan pemandangan.

Sebagai destinasi favorit para pejalan. Tempat yang saya kunjungi dikenal dengan nama Candi Borobudur. Candi ini  dibangun pada abad ke 9 oleh Dinasti Syailendra. Borobudur  merupakan candi Budha terbesar di dunia yang terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar.  Di dinding candi dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha.  Borobudur sudah disahkan sebagai kawasan cagar budaya dunia oleh UNESCO. Pada tanggal 3 Juli 2012, CNN menuliskan berita bahwa sunrise/matahari terbit di Borobudur sebagai salah satu tempat yang harus dilihat sebelum mati. Liputan dari CNN ini menjadi pelatuk yang membuat Borobudur semakin ramai dikunjungi.

DSC_0045
Sunrise di pelataran candi Borobudur.
DSC_0036
Kabut di candi Borobudur dengan latar belakang bukit Manoreh.
DSC_0057
stupa stupa pada candi Borobudur dengan latar belakang matahari.

Pukul 06.00 WIB, gerbang candi Borobudur dibuka. Rombongan yang antri berlarian masuk menuju penjualan tiket. Ada jalur lain untuk melihat matahari terbit di candi Borobudur. Kita masuk melalui sisi selatan candi. Melewati hotel Manohara yang berada di dalam kawasan candi. Perbedaan jalur masuk melewati hotel Manohara dan jalur pintu depan gerbang candi Borobudur adalah waktu. Jika melewati jalur hotel Manohara, kita akan menunggu didalam candi dari pukul 05.00 WIB. Sedangkan jika melewati gerbang candi, kita akan masuk pada pukul 06.00 WIB.. Tentu saja, masing masing pintu masuk ini memiliki harga yang berbeda. Jika melewati jalur hotel Manohara untuk tamu lokal, saya akan membayar Rp 250.000,- sedangkan lewat pintu gerbang saya akan  membayar Rp 100.000. Untuk  harga tiket normal dari candi Borobudur adalah Rp 25.000,-.

DSC_0084
detail tangan pada stupa Budha..
DSC_0088
Stupa Borobudur dengan latar belakang kabut dan bukit Manoreh.

Dari pintu masuk, stupa utama menjadi tujuan utama. “ Mengejar matahari” adalah judul perjalanan ini. Bersama rombongan tamu asing yang tadi ikut mengantri. Saya bergegas  menaiki tangga terjal yang terbuat dari batu. “ Haaaaah, haaaaah” paru paru saya seolah olah di peras. Di stupa utama, mata saya dimanjakan oleh pemandangan yang indah. Kabut tipis terlihat di bukit Menoreh. Semburat sinar matahari dengan latar belakang gunung Merapi dan gunung Merbabu terlihat di Utara. Pemandangan yang menenangkan hati. Adalah wajar jika CNN menobatkan sunrise di Borobur termasuk salah satu pemandangan yang harus dilihat sebelum mati. Borobudur dan sunrise, duet maut bagi para penikmat lanskap.

DSC_0140
bagian puncak dari candi Borobudur
DSC_0151
para bikhu Budha sedang berdoa di Candi Borobudur.
DSC_0230
pelataran candi Borobudur dengan latar belakang Bukit Manoreh
DSC_0284
Pengunjung Borobudur yang mulai rame setelah siang hari.
Advertisements

14 thoughts on “Selamat Pagi dari Borobudur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s