Sunset Sepi Walakiri.

Pantai ini berada kurang lebih empat puluh menit dengan menggunakan kendaraan bermotor. Jika ingin menikmati sunrise, pantai ini adalah salah satu tempat yang ideal, karena letak dari pantai ini berada di timur .

“ Panas sekali” kulit saya sepertinya sudah mulai melepuh karena sengatan matahari, keringat pun sudah membasahi punggung. Sudah tiga puluh menit perjalanan meninggalkan ibukota kabupaten Sumba Timur, Wangaipu. Namun pantai yang dicari belum terlihat. Sudah tiga kali motor yang saya kendarai berhenti, bertanya kepada orang orang yang ada di tepi jalan atau di warung. Jawaban mereka sama. “ Lurus sudah, nanti kaka akan ketemu. Letak pantainya di kiri jalan”. Namun, saya hanya  melihat bukit kapur, kuda, domba, sapi, padang rumput, dan beberapa rumah warga. Dimanakah pantai yang saya cari?

DSC_0019
Pantai Walakiri dan nelayannya.
DSC_0022
Walakiri dan nelayannya

Sudah  empat puluh menit saya berkendara, serombongan anak SMP terlihat sedang berdiri “dibawah bayangan”, istilah  di Sumba jika kita sedang berteduh.  “ Walakiri kah? Sudah lewat kaka, jauh dibelakang” ujar mereka.    “Waduh”,motor yang saya sewa Rp 150.000 per 12 jam dikebut menelusuri jalan mulus lintas timur pulau Sumba.

DSC_0025_01
Pasir pantai Walakiri
DSC_0028
Sunset Walakiri

Saya kembali menelusuri jalan lintas timur Sumba kearah Wangaipu, namun, pantai yang saya cari belum ketemu. Istirahat di warung makan adalah pilihan yang paling logis saat itu, terik sinar matahari membuat mata saya berkunang kunang. Kondisi jalan lintas timur Sumba yang sepi dengan banyak bukit bukit dan savana hanya terdapat satu warung makan , saya menyebutnya warung makan kue cucur, karena memang hanya warung ini yang menjual kue cucur hingga ke kecamatan Melolo yang berjarak satu jam perjalanan dari warung. Warung kue cucur juga menyediakan makanan ringan dan juga nasi. Jangan ragu untuk makan disini, makanan di warung ini halal. “ Dorang masak untuk pekerja Haji Daeng” ujar pasangan suami isteri yang berasal dari pulau Sabu Kecil, sebuah pulau di Selatan pulau Sumba. Haji Daeng adalah seorang pegusaha di kota Wangaipu yang sedang menimbun jalan menuju  pantai  dekat dengan tanahnya.

DSC_0049
bakau di Walakiri

“ Pantai Walakiri, sudah dekat dari sini. Kaka lihat itu pohon cemara. Itulah pantai Walakiri” ujar pemilik warung. “Sepanjang jalan lintas Timur Sumba adalah pantai berpasir putih, namun sudah ada pemiliknya” sambungnya.. Ucapan si bapak sepertinya benar, di depan warung, terdapat dua tanah dengan ukuran luasan sekitar 1000 meter persegi yang sudah di pagar dengan batu kapur. Batu ini adalah penanda batas tanah.

DSC_0086
Sunset di Walakiri, Sumba.
DSC_0095
Bakau di Walakiri, Sumba Timur

Dari petunjuk pemilik warung setelah membayar makanan dan kopi sumba buatan sang Isteri, saya memacu motor menuju pantai Walakiri. Simpang kedua setelah warung kue cucur, saya berbelok kearah kanan. Kontur jalan yang saya lewati berubah, dari aspal menjadi jalan perkerasan dari batu kapur. Satu kilometer dari jalan batu kapur terdapat sebuah kampung nelayan. Letak  Walakiri berada dibelakang kampung nelayan.

DSC_0101
Bintang laut yang banyak di pantai ini.

Pantai Walakiri adalah salah satu pantai yang indah di Sumba Timur. Pantai ini awalnya dipopulerkan oleh Mira Lesmana lewat sosial media, saat dia sedang mencari lokasi untuk syuting film Pendekar Tongkat Emas. Sekarang pantai Walakiri menjadi salah satu tempat yang harus dikunjungi jika kita sedang di Sumba Timur. Walakiri merupakan pantai berpasir putih dengan tekstur lembut namun sedikit lengket. Dikiri dan kanan pantai ini terdapat pantai yang indah. Namun ada sebuah keunggulan dari pantai ini. Di sini terdapat pohon pohon bakau yang seolah olah sudah dibentuk. Pohon pohon ini meliak liuk seperti seorang penari yang menari diatas panggung. Kondisi pantai Walakiri sepi sehingga pantai ini tempat yang ideal untuk menikmati pasir putih, bau laut, dan cahaya matahari tenggelam.

DSC_0109
Sunset di Walakiri, Sumba Timur.

Jangan takut akan gelombang, karena Walakiri sangat tenang.  Tidak ada uang retribusi di pantai ini, semuanya gratis. Saya berada di pantai ini hingga matahari kembali ke peraduan. Pantai Walakiri, Sumba Timur, salah satu surga kecil di Indonesia.

DSC_0176
Bakau di Walakiri, Sumba TImur.
DSC_0192
Sunset di Walakiri, Sumba Timur.

Notes:

  1. Pantai ini berjarak 40 menit berkendara dari Wangaipu, Ibukota Kabupaten Sumba Timur.
  2. Bawalah air minum,tidak ada orang yang berjualan di pantai ini, hanya ada kampung nelayan yang berada di belakang pantai.
  3. Saat yang tepat mengunjungi pantai ini adalah saat matahari terbit, Gunung Ende yang menjadi latar belakang pantai membuat pemandangan yang kita lihat penuh warna.
Advertisements

11 thoughts on “Sunset Sepi Walakiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s