Kemeriahan Hari ke Enam Tionghoa di Bengkalis.

Setiap hari ke enam bulan pertama dalam tahun China, klenteng  Hook An Kiong yang berada di Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Bengkalis, provinsi Riau  penuh dengan masyarakat  Tionghoa. Kedatangan mereka di klenteng ini untuk  merayakan ulang tahun dari dewa besar yang bernama  Ching Cui Cho Se.

Persiapan perayaan hari ulang tahun dewa masyarakat Tionghoa Bengkalis ini dimulai dari hari keempat. Persiapan seperti membersihkan dewa, mengganti baju, membersihkan meja altar, dan membersihkan klenteng sudah dimulai. Klenteng yang berdiri dari tahun 1828 mempersiapkan dirinya dalam menyambut ulang tahun dewa. Hiasan bewarna merah mendominasi klenteng.

Sebelum perayaan besar dari ulang tahun Dewa Ching Cui Cho Se, pada malam ke lima, masyarakat Tionghoa yang berada di Bengkalis akan memenuhi halaman dari klenteng Hook An Kiong. Mereka akan melakukan sembahyang malam dalam rangka menyambut pergantian hari. Tepat pukul 00.00 WIB, petasan dan mercun akan dibunyikan. Sahut sahutan suara petasan ini  menandakan sudah masuknya hari ulang tahun sang dewa.

Keesokan harinya, pada hari keenam, atau dalam bahasa Tionghoanya dinamakan dengan Cu Lak. Dari subuh, masyarakat Tionghoa sudah memadati klenteng. Mereka melakukan sembayang pagi dan selanjutnya mengikuti acara ulang tahun sang Dewa. Ada yang menarik dalam pelaksanaan hari ulang dewa ini. Jika anda pernah mendengar istilah tatung, atau manusia yang dimasuki oleh dewa yang menjadi salah satu ikon dalam perayaan Cap Go Meh di kota Singkawang, Kalimantan Barat. Maka di Bengkalis, mereka juga ada. Di sini, tatung dikenal dengan nama Thang Ki.

Perayaan ulang tahun dewa Ching Cui Cho Se berlangsung meriah, dewa Ching Cui Co Se beserta para pendampingnya  diarak dengan menggunakan joli atau tandu yang berwarna merah. Joli dewa, thang ki, barong sai, liong akan mengelilingi kawasan pecinan kota Bengkalis. Thang ki, akan mendoakan beberapa tempat yang dianggap sakral oleh masyarakat Tionghoa Bengkalis. Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa Bengkalis, thang ki dipercaya bisa menghilangkan nasib buruk dan kesialan. Arak arakan ini akan terus berjalan hingga mereka tiba kembali ke Klenteng Hook An Kiong.

1

2

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

Advertisements

8 thoughts on “Kemeriahan Hari ke Enam Tionghoa di Bengkalis.

  1. bagus2 banget fotonya,ada salah satu foto diatas saya liat kalender yg biasanya di sobek tiap hari itu loh,kalender apa sih namanya itu,udah lama banget gak pernah liat kalender itu:-)

  2. Keren, ya, eventnya. Suka sama foto yang terakhir, Kak. Kayaknya ngeri gitu, ya.

    Oh, ya, sedikit masukan, untuk judul “Kemeriahan Hari ke Enam Tionghoa di Bengkalis.”

    Ke enam, itu disambung ya. Heheh.

    Terus, berkarya. Tabik, Kawan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s