Selamat Ulang Tahun Ki Hu Ong Ya

Setiap bulan ke lima tanggal ke enam belas/ go gwe cap lak bagi masyarakat Tionghoa Bagan, akan berlangsung sebuah ritual yang sudah turun temurun di lakukan oleh mereka.

Ritual ini dikenal dengan nama bakar tong kang. Ritual ini bertujuan untuk mengenang kembali kedatangan leluhur masyarakat Tionghoa yang mendiami kota Bagan Siapiapi dan juga untuk merayakan ulang tahun dari dewa/khong yang melindungi masyarakat Tionghoa Bagan Siapapi, dewa ini bernama Kie Hu Ong Ya.

Alkisah pada zaman dahulu, sekelompok orang Tionghoa dari Fujian, China merantau menyeberangi lautan dengan kapal kayu sederhana. Tujuan mereka merantau adalah untuk mengharapkan kualitas hidup yang lebih baik. Di dalam perjalanan di tengah lautan mereka mengalami kebimbangan. Mereka kehilangan arah. Di dalam suasana yang genting, mereka berdoa kepada Dewa Kie Hu Ong Ya yang memang sudah mereka bawa dari awal perjalanan, Mereka meminta petunjuk mengenai di mana kapal akan berlabuh. Di dalam keheningan malam, dewa Kie Hu Ong Ya memberikan petunjuk kepada mereka. Para penumpang kapal ini melihat ada cahaya samar-samar, cahaya ini mirip seperti nyala api. Dengan asumsi bahwa di mana ada api di situlah terdapat kehidupan, mereka mengikuti arah datang nya cahaya. Akhir nya mereka tiba di daratan yang berada di tepi selat Malaka. Terdapat 18 orang yang selamat saat mereka mendarat di daratan yang akan menjadi cikal bakal kota Bagan Siapi api. Ke delapan belas orang ini bermarga Ang, merekalah nanti nya yang akan menjadi leluhur dari Bagan Siapiapi.

Selain untuk memperingati kedatangan masyarakat Tiongoa di Bagan, bakar tongkang juga merupakan ritual untuk memperingati ulang tahun dewa ki hu ong ya.Dewa yang mereka bawa langsung dari tanah leluhur ini, China, berulang tahun setiap tanggal ke enam belas. Sebelum memulai ritual bakar tongkang, dewa ki hu ong ya akan di bersihkan di meja altar, satu hari setelah dewa di bersihkan, maka tongkang akan di letakkan di samping klenteng. Pada saat ini, semua masyarakat tionghoa Bagansiapi api akan berada di klenteng untuk berdoa kepada Ki Hu Ong Ya.

Puncak acara peringatan ulang tahun Ki Hu Ong Ya adalah saat tongkang, diarak menuju tempat pembakaran. Masyarakat Tionghoa Bagan percaya bahwa jika tiang utama dari tongkang jatuh ke arah laut maka rejeki di laut, jika tiang jatuh ke arah darat, maka rejeki tahun ini akan berada di darat.

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

Advertisements

4 thoughts on “Selamat Ulang Tahun Ki Hu Ong Ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s